resume day 2 PKKMB
1.PERGURUAN TINGGI DI ERA DIGITAL DAN REVOLASI INDUSTRI (Ainun Najib
Ahli IT Indonesia)
Era AI menghadirkan tantangan dan peluang besar, di mana penguasaan kreativitas dan kemanusiaan menjadi esensial untuk bertahan. Meskipun AI mampu memproses data besar dan meniru perilaku, ia tidak dapat menggantikan kemampuan berpikir strategis, menciptakan ide baru, atau memiliki empati sejati. Seiring dengan otomatisasi pekerjaan yang tidak memerlukan kreativitas atau kemanusiaan, seperti logistik dari titik A ke B, manusia harus fokus mengembangkan dua dimensi utama ini: berpikir kreatif dan rasa kemanusiaan. Hal ini selaras dengan konsep ilmu laduni dalam Islam yang menekankan inspirasi langsung dari Tuhan, menunjukkan bahwa ada ranah yang tak terjangkau oleh AI. Oleh karena itu, investasi pada keterampilan kreatif dan empati akan menjadi kunci adaptasi di era AI, memastikan manusia tetap relevan di tengah kemajuan teknologi.
2.Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi (Prof. Dr. Haryono Umar, SE., Ak., M.Sc.)
Korupsi adalah kanker yang menggerogoti sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia merampas hak-hak rakyat, menghambat pembangunan, dan merusak kepercayaan publik. Melawan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif seluruh rakyat Indonesia. Generasi muda adalah kunci dan harapan terbesar dalam membangun Indonesia yang bebas korupsi.
Mengapa Generasi Muda Sangat Penting?
Masa Depan Bangsa: Generasi muda akan menjadi pemimpin, profesional, dan warga negara yang menentukan arah Indonesia di masa depan. Nilai integritas yang ditanamkan sejak dini akan menjadi fondasi bagi kepemimpinan yang bersih.
Energi dan Inovasi: Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan penguasaan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem transparan, mengawasi penyelenggara negara, dan mengembangkan solusi anti korupsi yang inovatif.
Pola Pikir Kritis: Generasi muda cenderung lebih kritis, terbuka terhadap perubahan, dan memiliki idealisme yang tinggi. Ini adalah modal penting untuk menantang status quo dan budaya korupsi yang mengakar.
Agen Perubahan (Agent of Change): Sebagai generasi yang akan hidup lebih lama, generasi muda memiliki kepentingan langsung untuk mewarisi Indonesia yang lebih baik, adil, dan sejahtera, bebas dari praktik korupsi.
Integritas: Senjata Utama Generasi Muda
Integritas adalah fondasi utama perang melawan korupsi. Bagi generasi muda, integritas berarti:
Kejujuran: Selalu berkata jujur dan bertindak jujur, dalam situasi apapun, baik di depan umum maupun di ruang privat. Tidak ada "kebohongan putih" dalam konteks integritas.
Konsistensi: Antara kata dan perbuatan selalu sejalan. Prinsip yang dipegang tidak berubah bergantung pada situasi atau tekanan.
Tanggung Jawab: Memiliki rasa memiliki terhadap tugas dan peran. Menyelesaikan kewajiban dengan sebaik-baiknya tanpa mengharap imbalan yang tidak semestinya.
Keadilan: Memperlakukan semua orang secara adil, tanpa pandang bulu, dan tidak menggunakan jabatan atau kekuasaan untuk keuntungan pribadi atau golongan.
Keberanian: Berani mengatakan "TIDAK" pada tawaran suap, gratifikasi, atau praktik koruptif lainnya. Berani melaporkan penyimpangan yang dilihat (whistleblowing).
Kemandirian: Tidak bergantung pada pemberian atau fasilitas yang tidak sah untuk mencapai tujuan. Berjuang dengan kemampuan sendiri.
3.UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah (KH Ma'ruf Khozin - Ketua Aswaja Center, PWNU)
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) secara inheren diposisikan sebagai penerus dan pewaris tradisi keilmuan serta keagamaan Aswaja An-Nahdliyah, mengingat universitas ini didirikan dan berafiliasi langsung dengan Nahdlatul Ulama (NU)—organisasi Islam terbesar di Indonesia yang menjadi rujukan utama paham Aswaja An-Nahdliyah.
NU memiliki ciri khas bermadzhab, moderat, seimbang, toleran, serta tidak ekstrem kanan maupun kiri. NU juga mempraktikkan qunut saat shalat Subuh, Yasinan di malam Jumat, dan ziarah kubur. Kiai dan guru-guru NU mengajarkan sikap toleransi tidak hanya kepada sesama muslim, tetapi juga non-muslim.
.png)
Komentar
Posting Komentar