resume day 1 PKKMB
senin tanggal 1/09/2025 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memulai PKKMB hari pertama dan di hadiri semua fakultas terutama fakulas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) dan pada PKMMB ini ada beberapa materi yang disampaikan diantaranya:
1.KEHIDUPAN BERANGSA, BERNEGARA,JATI DIRI BANGSA, DAN PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA
KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan konsep fundamental dalam kehidupan masyarat yang terorganisasi dalam suatu negara. di indonesia kehidupan berbangsa didasarkan pada semangat persatuan dalam beragam (bineka tunggal ika) sedangkan kehidupan bernegara diatur melalui kinstitusi
dan sistem hukum yang berlaku
JATI DIRI BANGSA
-Pancasila
-Undang undang dasar 1945
-Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
-Bhineka Tunggal Ika
PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA
- Pendidikan Kewarganegaraan
- Latihan Bela Negara
- Kampanye Bela Negara
TUJUAN BELA NEGARA
- Melindungi Negara
- Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Meningkatkan Ketahanan Nasional
2.PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN KESEJAHTERAAN MAHASISWA
Pendapatan di Indonesia ini ada pada di kualitas umur seperti ini
Untuk umur 240 bukan rata rata kebanyak saat itu masih belum ada tanpa penghasilan yang pasti, umur 20 - 23 tahun rata rata masih menghadapi finansial materi, umur 24 - 50 tahun sudah memiliki rasa ingin mendapatkan pekerjaan dan penghasilan, untuk di umur 50 - 70 tahun kebanyakan rata rata di Indonesia ini sudah fokus untuk kelayakan hidup / sudah pensiun di dalam pekerjaannya
Perencanaan keuangan menabung di bank ngga bikin kaya, memang tapi orang yang bisa jadi kaya adalah orang yang berinvestasi
Apasih Inflasi itu?
inflasi adalah penurunan mata uang harga barang secara terus menerus selama periode tertentu, dikarenakan pengaruh inflasi barang barang menjadi turun harga selama periode jika tahun ini harga barang tersebut adalah 20 ribu, maka bisa jadi tahun depan menjadi 10 ribu harganya dikarenakan terkena inflasi pada periode tersebut
Memulai ber INVESTASI
1. TUJUAN INVESTASI misal untuk menikah, rencana pendidikan anak, pensiun, beli properti
2. JANGKA WAKTU lama waktu dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang di tetapkan
3. PROFIL RESIKO toleransi diri anda terhadap resiko berinvestasi
4. ALOKASI INVESTASI konsep portofolio "don't put your eggs in ome basket"
5. TINJAUAN PERIODIK tinjauan berkala jangan sampai lepas untuk selanjutnya
PENGELOLAAN DANA KEUANGAN (JIKA TIDAK MEMILIKI HUTANG)
1. DANA DARURAT 25%
2. KEBUTUHAN 45%
3. HUTANG 20%
4. BISNIS DAN INVESTASI 10%
JENIS HUTANG
1. Kredit konsumtif
2. Kredit produktif
3. Kredit jangka lama
4. Kredit jangka pendek
3. STRATEGI MENUMBUHKAN CRITICAL THINKING ABILIY UNTUK MENEMUKAN SOLUSI TERBAIK
1. Bangun Fondasi Dasar: Pertanyakan Segalanya
Teknik 5W1H:
What (Apa masalahnya?), Why (Mengapa ini terjadi?), Who (Siapa yang terlibat?), When (Kapan terjadi?), Where (Di mana konteksnya?), How (Bagaimana dampaknya?).
Contoh: Jika produktivitas tim menurun, tanyakan: "Apa penyebab spesifiknya? Mengapa sekarang? Bagaimana pengaruhnya terhadap target?"
Hindari Asumsi: Selalu minta bukti atau data sebelum menerima klaim.
2. Kembangkan Kemampuan Analisis
Pisahkan Fakta vs. Opini:
Fakta: "Penjualan turun 20% di Q1."
Opini: "Tim marketing kurang kompeten."
Tindakan: Fokus pada fakta untuk analisis objektif.
Identifikasi Pola & Hubungan Sebab-Akibat:
Gunakan diagram tulang ikan (fishbone diagram) untuk memetakan akar masalah.
3. Gunakan Kerangka Berpikir Terstruktur
Metode SWOT:
Analisis Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), Threats (ancaman) sebelum memutuskan solusi.
Proses DECIDE:
Definisikan masalah → Eksplorasi opsi → Consekuensi tiap opsi → Identifikasi solusi terbaik → Develop rencana → Evaluasi hasil.
4. Latih Keterbukaan Pikiran
Cari Perspektif Berbeda:
Diskusikan masalah dengan orang dari latar berbeda (misal: teknisi, customer, atasan).
Teknik: "Role-playing" (berpura-pura menjadi pihak lain) untuk memahami sudut pandang baru.
Aktif Membaca & Mendengar:
Baca artikel dari sumber kontradiktif, catat argumen pro/kontra.
5. Evaluasi Solusi Secara Sistematis
Kriteria Klarifikasi:
Tentukan parameter solusi ideal: biaya, waktu, risiko, keberlanjutan.
Contoh: Solusi harus "mengurangi biaya 15% tanpa PHK".
Uji Logika dengan "Premis-Kesimpulan":
Jika A → B, apakah B selalu benar jika A terjadi?
Contoh: "Jika investasi teknologi (A), maka efisiensi naik (B)." → Cari bukti korelasi.
6. Terapkan Alat Bantu Praktis
Matriks Keputusan:
Buat tabel kolom: Opsi Solusi | Kriteria | Skala (1-5) | Total Skor.
Pilih solusi dengan skor tertinggi.
Pro-Con List + Weighting:
Beri bobot pada setiap pro/kontra (misal: "biaya rendah" bobot 3, "risiko tinggi" bobot -5).
7. Asah Keterampilan Refleksi Diri
Journaling:
Tulis proses berpikir Anda saat menyelesaikan masalah. Apa yang terlewat? Mengapa?
Review Keputusan:
Setelah 1 bulan, evaluasi: "Apakah solusi ini efektif? Bagaimana cara saya bisa berpikir lebih baik?"
8. Latihan Konsisten dengan Skenario Nyata
Studi Kasus:
Analisis masalah bisnis/berita terkini (misal: "Bagaimana perusahaan X mengatasi krisis pasokan?").
Debat Terarah:
Pilih topik kontroversial, latih argumen pro/kontra dengan data.
Contoh Penerapan:
Masalah: Customer complaint meningkat 30% di aplikasi e-commerce.
5W1H: "Apa jenis komplain terbanyak? (What) Mengapa terjadi di bulan ini? (Why)"
Analisis Data: Temukan 70% komplain tentang bug checkout.
Solusi Opsi:
Opsi A: Perbaiki bug (biaya tinggi, waktu 2 minggu).
Opsi B: Sementara gunakan payment gateway alternatif (biaya rendah, risiko keamanan).
Matriks Keputusan: Opsi A menang karena keberlanjutan jangka panjang.
Evaluasi: Setelah perbaikan, pantau penurunan komplain setiap minggu.
Kunci Sukses:
.png)
Komentar
Posting Komentar